Perbedaan antara berbagai jenis printer UV

Apa itu pencetakan UV?

Pencetakan UV adalah teknologi yang relatif baru (dibandingkan dengan teknologi pencetakan tradisional) yang menggunakan cahaya ultraviolet (UV) untuk menyembuhkan dan kering tinta pada berbagai substrat, termasuk kertas, plastik, kaca, dan logam. Tidak seperti metode pencetakan tradisional, pencetakan UV mengeringkan tinta hampir secara instan, menghasilkan gambar yang lebih tajam dan lebih bersemangat yang cenderung memudar dari waktu ke waktu.

Keuntungan dari pencetakan UV

Pencetakan UV menawarkan banyak manfaat dibandingkan metode pencetakan konvensional. Beberapa manfaat ini termasuk:

  1. Waktu pengeringan cepat, mengurangi kemungkinan noda tinta atau mengimbangi.
  2. Cetakan resolusi tinggi dengan warna-warna cerah dan detail yang tajam.
  3. Ramah lingkungan, karena tinta UV memancarkan VOC tingkat rendah (senyawa organik yang mudah menguap).
  4. Fleksibilitas, dengan kemampuan mencetak pada berbagai bahan.
  5. Peningkatan daya tahan, karena tinta UV yang disembuhkan lebih tahan terhadap goresan dan memudar.

Jenis Printer UV

Ada tiga jenis utama printer UV, masing -masing dengan set keunggulan dan keterbatasannya sendiri:

Printer UV flatbed

Printer UV flatbed dirancang untuk mencetak langsung ke substrat kaku seperti kaca, akrilik, dan logam. Printer ini memiliki permukaan pencetakan datar yang menahan bahan di tempat saat tinta UV diterapkan. Jenis printer ini memiliki keseimbangan yang baik antara kemampuan dan biaya dan lebih sering digunakan oleh pemilik toko suvenir, printer produk promosi, serta pemilik bisnis dalam industri iklan/penyesuaian.

https://www.rainbow-inkjet.com/products/uv-flatbed-printer-machine/

Manfaat printer UV flatbed:

  • Kemampuan untuk mencetak pada berbagai bahan kaku, baik produk datar dan putar.
  • Kualitas cetak yang sangat baik dan akurasi warna, terima kasih kepada kepala cetak terbaru Epson dan Ricoh.
  • Tingkat presisi yang tinggi, memungkinkan desain dan teks terperinci.

Keterbatasan printer UV flatbed:

  • Terbatas untuk mencetak pada permukaan datar. (Dengan kepala cetak ricoh tinggi, pelangi inkjet UV printer flatbed dapat mencetak pada permukaan dan produk melengkung.)
  • Lebih besar dan lebih berat dari jenis printer UV lainnya, membutuhkan lebih banyak ruang.
  • Biaya dimuka lebih tinggi dibandingkan dengan printer roll-to-roll atau hybrid.

Printer UV roll-to-roll

Printer UV roll-to-roll, juga dikenal sebagai printer yang diberi makan, dirancang untuk mencetak pada bahan yang fleksibel seperti vinil, kain, dan kertas. Printer ini menggunakan sistem roll-to-roll yang memberi makan material melalui printer, memungkinkan pencetakan terus menerus tanpa gangguan. Dengan munculnya printer UV DTF, printer UV roll-to-roll sekarang panas lagi di pasar printer UV.

Manfaat printer UV roll-to-roll:

  • Ideal untuk mencetak pada bahan fleksibel seperti spanduk dan papan nama.
  • Kemampuan pencetakan berkecepatan tinggi, membuatnya cocok untuk produksi skala besar.
  • Biasanya lebih terjangkau daripada printer flatbed.
  • Dapat mencetak stiker DTF UV (label kristal).

Keterbatasan printer UV roll-to-roll:

  • Tidak dapat mencetak pada substrat kaku atau melengkung. (Kecuali untuk menggunakan transfer UV DTF)
  • Kualitas cetak yang lebih rendah dibandingkan dengan printer flatbed karena pergerakan material selama pencetakan.

Nova_d60_ (3) printer dtf uv

Printer UV hibrida

Printer Hybrid UV menggabungkan kemampuan printer flatbed dan roll-to-roll, menawarkan fleksibilitas untuk mencetak pada substrat yang kaku dan fleksibel. Printer ini biasanya memiliki desain modular yang memungkinkan pengalihan mudah antara dua mode pencetakan.

Manfaat printer UV hibrida:

  • Fleksibilitas untuk dicetak pada berbagai bahan, baik kaku dan fleksibel.
  • Kualitas cetak tinggi dan akurasi warna.
  • Desain hemat ruang, karena satu printer dapat menangani beberapa jenis substrat.

Keterbatasan printer UV hibrida:

  • Umumnya jauh lebih mahal daripada printer flatbed atau roll-to-roll mandiri.
  • Mungkin memiliki kecepatan cetak yang lebih lambat dibandingkan dengan printer roll-to-roll khusus.

Bagaimana memilih printer UV yang tepat

Saat memilih printer UV, pertimbangkan faktor -faktor berikut:

  1. Jenis Substrat:Tentukan jenis bahan yang Anda rencanakan untuk dicetak. Jika Anda perlu mencetak pada substrat yang kaku dan fleksibel, printer UV hibrida mungkin menjadi pilihan terbaik.
  2. Volume Cetak:Pertimbangkan jumlah pencetakan yang akan Anda lakukan. Untuk pencetakan volume tinggi, printer roll-to-roll dapat menawarkan efisiensi yang lebih baik, sementara printer flatbed mungkin lebih cocok untuk proyek skala kecil, presisi tinggi.
  3. Anggaran:Ingatlah investasi awal dan biaya berkelanjutan, seperti tinta dan pemeliharaan. Printer hybrid seringkali lebih mahal di muka tetapi dapat menawarkan penghematan jangka panjang dengan mengganti dua printer terpisah.
  4. Kendala Ruang:Evaluasi ruang kerja yang tersedia untuk memastikan printer akan pas dengan nyaman. Berbagai ukuran printer UV memiliki jejak kaki yang berbeda.

FAQ

T1: Bisakah printer UV mencetak pada substrat berwarna gelap?

A1: Ya, printer UV dapat mencetak pada substrat berwarna gelap. Sebagian besar printer UV dilengkapi dengan tinta putih, yang dapat digunakan sebagai lapisan dasar untuk memastikan bahwa warna tampak cerah dan buram pada permukaan yang lebih gelap.

T2: Berapa lama materi yang dicetak UV bertahan?

A2: Daya tahan bahan yang dicetak UV bervariasi tergantung pada kondisi substrat dan lingkungan. Namun, bahan yang dicetak UV umumnya lebih tahan terhadap memudar dan menggaruk daripada yang dicetak menggunakan metode tradisional, dengan beberapa cetakan yang berlangsung hingga beberapa tahun.

T3: Apakah printer UV aman untuk lingkungan?

A3: Printer UV dianggap lebih ramah lingkungan daripada printer tradisional karena mereka menggunakan tinta dengan emisi VOC rendah. Selain itu, proses penyembuhan UV mengkonsumsi lebih sedikit energi dan menghasilkan lebih sedikit limbah dibandingkan dengan metode pencetakan konvensional.

T4: Dapatkah saya menggunakan printer UV untuk dicetak pada tekstil?

A4: Printer UV dapat mencetak pada tekstil, tetapi hasilnya mungkin tidak semarak atau tahan lama seperti yang dicapai dengan printer tekstil khusus, seperti pemberbitan pewarna atau printer langsung ke garmen.

T5: Berapa biaya printer UV?

A5: Biaya printer UV bervariasi tergantung pada jenis, ukuran cetak, dan fitur. Printer flatbed cenderung lebih mahal daripada printer roll-to-roll, sementara printer hybrid bisa lebih mahal. Harga dapat berkisar dari beberapa ribu dolar untuk model entry-level hingga ratusan ribu untuk mesin kelas industri. Jika Anda ingin mengetahui harga untuk printer UV yang Anda minati, selamat datangmencapai kamimelalui telepon/Whatsapp, email, atau skype, dan mengobrol dengan para profesional kami.


Waktu posting: Mei-04-2023